Senin, 20 Februari 2012
Minggu, 19 Februari 2012
Tuan Putri
Melukis...
Tiada Hari Tanpa Air Mata
Rembulan Malam Di Balik Awan
Yang Menemani Kesuyian Malam
Berhiaskan Seribu Bintang
Dinginya Angin Malam Ini
Bagai Angin Dari Surga Ke-7
Saat Kutatap Cahayamu... Aku Tahu Kewajibanku Melukis Indanya Senyummu...
Rembulan Malam Di Balik Awan
Yang Menemani Kesuyian Malam
Berhiaskan Seribu Bintang
Dinginya Angin Malam Ini
Bagai Angin Dari Surga Ke-7
Saat Kutatap Cahayamu... Aku Tahu Kewajibanku Melukis Indanya Senyummu...
Menuggu...
Ku Sentuh Dengan Lembut Belahan Jiwaku INi...
Melewati Hari Demi Hari Dalam Kesendirian...
Kutatap Langit Dan Berdoa...
Meskipun Ku Menangis Bahkan Sampai Bergetar...
Meskipun Kegelapan MenyelimutiKu...
Tapi Jangan Pernah Kau Lupakan...
Karena Di Sini Selalu Ada ...
Tempat Untuk Kau Datang...
Dan Aku Akan Selalu Menunggu Untuk DiriMu...
Melewati Hari Demi Hari Dalam Kesendirian...
Kutatap Langit Dan Berdoa...
Meskipun Ku Menangis Bahkan Sampai Bergetar...
Meskipun Kegelapan MenyelimutiKu...
Tapi Jangan Pernah Kau Lupakan...
Karena Di Sini Selalu Ada ...
Tempat Untuk Kau Datang...
Dan Aku Akan Selalu Menunggu Untuk DiriMu...
Langganan:
Postingan (Atom)



